Line News  Line

Rafala News

Our list menu to complete your days in our cafe, check it out!

News & Events


Duduk di Kursi Roda, Saus Lewat Suntikan

Bisnis kuliner di Kota Minyak kedatangan penantang baru. Tak cukup bersaing dengan hidangan, Rafala Hospital Cafe juga mengusung tema unik untuk menarik pengunjung.

Product

AJIE CHANDRA ARIEST, Balikpapan. SESUAI namanya, aksesoris bertema rumah sakit mengisi setiap sudut restoran ini. Interior ruangan, peralatan makan, hingga penampilan para pelayannya dilengkapi alat peraga hingga peralatan medis.

“Tadinya, kami memang banyak melayani permintaan katering untuk Siloam Hospitals di beberapa kota, termasuk di Balikpapan. Saya pikir, menarik jika membawa nuansa rumah sakit dalam sebuah restoran atau kafe,” jelas Rizal Rau, general manager Rafala Hospital Cafe.

Sebagai informasi, mulanya, rumah sakit memang menjadi pasar utama Rafala di bidang jasa katering. Perusahaan berjaringan nasional ini juga menggarap bisnis di bidang manufaktur.

Alasan memilih Balikpapan sebagai sasaran pasar, lanjut Rizal, adalah daya beli masyarakat yang menurutnya masih tinggi. Selain kebutuhan mengisi perut, peluang bisnis juga disebutnya datang dari sensasi unik para pecinta kuliner.

Kembali ke konsep Rafala Hospital Cafe. Di pintu masuk restoran yang mengambil lokasi di Mal Balcony itu, pengunjung sudah disambut replika rangka manusia dan kursi roda. Gambar peraga anatomi manusia juga menghiasi dinding-dinding restoran ini.

Semua karyawan restoran, dari manajer, chef, waitress, hingga kasir, menggunakan seragam bak tenaga medis, seperti dokter, suster, hingga pakaian operasi. Juga terdapat etalase berisi replika obat-obatan, layaknya apotek.

Tidak sampai di situ, peralatan makan, seperti tempat saos dan kecap, sengaja didesain menyerupai alat suntik. Rafala juga menyiapkan photo booth unik bagi pengunjung, lengkap dengan aksesoris khas rumah sakit.

“Kami ingin memberi suguhan baru. Di samping itu, ini bisa jadi terapi, supaya orang tak lagi takut ke rumah sakit atau melihat peralatan medis, karena pengunjung tetap bisa bersantai sambil menikmati hidangan,” jelasnya.

Untuk menu santapan, Koordinator Pelayanan Rafala Hospital Café David Rizal menambahkan, pihaknya lebih banyak mengandalkan hidangan nusantara sebagai sajian unggulan. Di Balikpapan, mereka memilih nasi kuning sebagai ikon.

“Di beberapa restoran kami, nasi kuning kami tergolong favorit. Rasanya memang gurih, kental dengan nuansa nusantara,” tuturnya.

Selain makanan berat, sajian ringan tradisional juga mereka sajikan, seperti tahu, singkong, hingga pisang dengan beragam olahan. “Kami punya pisang tumpuk dan singkong rafala, sebagai andalan untuk appetizer,” bebernya.

Meski mengedepankan menu nusantara, hidangan ala Eropa hingga Latin tetap mereka siapkan untuk melengkapi sajian mereka. “Kebetulan, leader chef kami berasal dari Spanyol, sehingga tak perlu khawatir untuk kualitas hidangan dari negara-negara Eropa atau Latin,” imbuhnya.

Ditanya mengenai segmen pasar, dia meyakini dapat menarik semua kalangan konsumen. Pasalnya, lanjut David, mereka membanderol sajian-sajian tadi dengan harga relatif murah, dari Rp 10 ribu hingga Rp 60 ribu per item.

“Bahkan, khusus pekerja medis seperti dokter, perawat, hingga apoteker, akan mendapat diskon khusus. Cukup menunjukkan kartu identitas kerja mereka,” ungkapnya.

Restoran yang siap beroperasi pada Kamis (3/9) mendatang itu, juga membagi dua kelompok menu. Yakni, hidangan normal dan hidangan rendah kalori.

Masih dengan tema kesehatan, para pengunjung berhak mendapatkan layanan medis gratis, berupa pemeriksaan tekanan darah. Dan untuk setiap pembayaran Rp Rp 250 ribu, tersedia pemeriksaan kolesterol dan gula darah, yang juga gratis.

Sumber oleh Kaltim Post